Tampil berbeda dengan warna rambut yang baru biasanya menjadi kebiasaan dari beberapa wanita. Mereka menganggap bahwa tampil dengan mewarnai rambut sesuai kesukaan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Karena memang tidak dipungkiri lagi bahwa wanitalah yang paling sering mewarnai rambut, walaupun terkadang kita juga melihat pria mewarnai rambut. Sebagai salah satu cara untuk menampilkan rasa percaya diri memang hal ini merupakan cara wajar bagi setiap wanita untuk mendukung penampilannya. Dengan seringnya melihat para wanita untuk mewarnai rambut, sebenarnya banyak hal yang perlu dikhawatirkan. Terutama pewarnaan rambut yang menggunakan banyak kandungan bahan kimia.

Kenali Bahannya Hindari Efek Sampingnya

Biasanya dalam pewarna rambut terdapat beberapa bahan kandungan kimia. Salah satunya adalah PPD atau Paraphenylenediamine. Bahan kimia ini merupakan salah satu penyebab dimana bisa menimbulkan rasa bengkak pada kulit kepala, gatal ataupun kemerahan. Selain itu, adanya alergi yang bisa menyebabkan kelopak mata, area sekitar mata menjadi membengkak. Bahkan bisa menyebabkan kulit menjadi bersisik pada area sekitar mata, wajah dan hidung. Mengenal efek lain dari mewarnai rambut yang mungkin bisa saja terjadi memang penting. Bahkan terlalu sering mewarnai atau bergonta-ganti warna rambut bisa menyebabkan kesehatan rambut menurun dan menjadi rapuh. Hal ini tentu saja sangat memberikan efek yang sangat buruk bagi kesehatan rambut kamu.

Sedikit tips untuk kalian sebelum memutuskan mewarnai rambut, lakukanlah tes terlebih dahulu selama 48 jam sebelum mewarnai. Yaitu dengan melakukan tes pada kulit kepala apakah akan terasa biasa saja atau bahkan rasa gatal, tidak nyaman serta seperti terbakar pada kulit kepala. Efek lain dari mewarnai rambut yaitu bisa menyebabkan terjadinya kanker. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kandungan bahan kimia PPD bisa menyebabkan kanker karena sifatnya yang bisa merusak sel DNA pada manusia. Jangan mewarnai rambut ketika kamu memiliki riwayat asma. Karena adanya paparan PPD bisa mengganggu pernapasan kamu. Bahkan tidak dipungkiri dengan seringnya bergonta-ganti warna rambut akan menyebabkan kelainan pada janin terutama bagi para ibu hamil.

Related posts: